Skip to content

MITOLOGI PENYU DALAM AGAMA HINDU DAN KAITAN FILOSOFIS PENYU SEBAGAI BINATANG SUCI

  • Oṁ Swastyastu

    I. Pendahuluan

    Penyu kini benar-benar mendapat perhatian dunia, khususnya penyu laut yang keadaannya sangat kritis. Masyarakat dunia menyadari benar hal ini, oleh karenanya pada Konvensi perdagangan Internasional Flora dan fauna (Convention of International trade of Endangered Species, CITES) semua jenis penyu laut telah dimasukkan ke dalam daftar apendik I CITES. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh produk/hasil (baik daging, tempurung maupun telur penyu) dari semua jenis penyu laut yang ada, tidak bolh diperdagangkan antarnegara. Indonesia sebagai salah satu negara anggota CITES, juga membuat suatu perlindungan terhadap penyu laut, meliputi 5 dari 6 jenis penyu laut yang ada di Indonesia sudah dilindungi undang-undang.

    Baca selanjutnya…

Gayatri mantram fungsi dan berkahNYA bagi yg mengucapkan

OM AWIGHNAM ASTU NAMO SIDDHAM

Sudah banyak diantara umat Hindu yang mengenal dan hafal mantra Gayatri, namun belum semua diantara yang hafal dan mengenal mantra Gayatri mengetahui apa saja kegunaan dari mantra yang sangat universal ini dan dianggap sebagai ibunya mantra.
Baca selanjutnya…

MEDITASI

Setelah kita melakukan , segala kegiatan pembersihan diri dengan Pranayama Surya,  Pembersihan Nadhi- Nadhi, Pembersihan Cakra-ckara, Gland system,  Dan pembersihan Organ-organ dalam,  Maka selajutnya kita lakukan meditasi penghubungan diri dengan pusat-pusat energy alam semesta. Tujuannya agar pasokan energy selalu mengalir dari alam semesta ke diri kitam sehingga membantu, seluruh proses system tubuh bekerja optimal.

Baca selanjutnya…

CUNTAKA – KECUNTAKAAN

Om Swastyastu. 

Ada kecendrung banyak dari kita, yang salah kaprah dlm penerapan kata Cuntaka sehingga sering terjadi perbedaan persepsi serta implementasi dalam menanggapi cuntaka itu sendiri.
Baca selanjutnya…

MANTRA….Apakah Itu…??

Om Swastyastu-Salam Kasih

 

Maharsi Manu yang disebut sebagai peletak dasar hukum digambarkan sebagai orang yang pertama memperoleh mantra dan mengajarkan mantra itu kepada umat manusia dan menjelaskan hubungan antara mantra dengan objeknya, demikianlah mantra merupakan bahasa ciptaan yang pertama. Mantra-mantra digambarkan sebagai bentuk yang sangat halus atau badan halus dari sesuatu, bersifat abadi, bentuk formula yang tidak dapat dihancurkan yang merupakan asal dari semua bentuk yang tidak abadi. Bahasa yang pertama diajarkan oleh Manu adalah bahasa yang awal dari segalanya, bersifat abadi, penuh makna. Bahasa Sanskerta diyakini sebagai bahasa yang langsung berasal dari bahasa yang pertama, sedang bahasa-bahasa lainnya dianggap perkembangan dari bahasa Sanskerta.
Baca selanjutnya…

MAKNA TILEM

Om Swastyastu

“Beginilah, malam dikuasai oleh bulan. Bulan mempunyai enam belas kala atau bagian-bagian kecil. Setiap hari bila bulan menyusut, berkuranglah satu bagian kecil hingga bulan hilang seluruhnya pada malam bulan yang baru. Setelah itu setiap hari tampak sebagaian, hingga lengkap pada bulan purnama.”
Baca selanjutnya…

Memuja Tuhan Melalui Barong dan Rangda

Memuja Tuhan Melalui Tari Wali Barong dan Rangda, Proses Pengembalian Panca Maha Bhuta dan Panca Tan Matra

Disamping melalui fenomena kerauhan (animisme) tersebut diatas dalam penyampaian pesan dan kesan dari niskala (alam tak nyata), dan seseorang meyakini hal tersebut sebagai pembenar dalam pencaharian terhadap keberadaan-Nya. Juga, Tuhan mempunyai maksud dan tujuan tertentu untuk umatnya dalam memaknai kehidupan ini.
Baca selanjutnya…

Penerapan CATUR WARNA dalam KELUARGA

Om Swastyastu

Selama ini konsep Catur Warna (Brahmana, Ksatrya, Waisya, dan Sudra), lebih diartikan sebagai pembagian kerja berdasarkan profesi secara umum di kehidupan sosial masyarakat Hindu. Namun demikian saya mencoba untuk lebih mengarahkan pfungsi catur warna ini ke dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga batih (inti).dengan harapan agar para orang tua dapat memaksimalkan fungsinya adalam pengasuhan putra-putra tercintanya….semoga bermanfaat🙂
Baca selanjutnya…

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.